Breaking News

Gerimis Januari


Lembayung senja menghias langit
Semburat surya perlahan pudar
Rintik-rintik air langit turun lembut
Setetes demi setetes membasahi bumi
Meresap ke dalam tanah gersang
Menempel dedaunan kering
Butir-butir lainnya menyatu
Larut bersama riak aliran sungai

Langit mulai tersaput warna gelap
Kidung malam mengalun tenang
Kutengadahkan wajah menyongsong rintik-rintik air
Rambutku basah mataku pun basah
Hampa dan hambar berbaur

Rintik-rintik air belum juga reda
Keping-keping air memantul di jalan itu
Melemparku pada sepotong kisah indah
Gerimis dua tahun lalu miliki kita
Genangan lubang dan percik-percik air masih ada
Juga tapak kaki kecil kita

Sekarang ini tinggal hati kita, ada di mana...

Kediri, 24 Januari 1995

Tidak ada komentar